Highlight
Home / Berita / Opini / HIMAB DI MATA MEREKA
HIMAB DI MATA MEREKA

HIMAB DI MATA MEREKA

16 Februari 1985 – 16 Februari 2014, HIMAB telah beranjak usia yang dewasa yaitu 27 tahun. Sebagai lembaga mahasiswa yang menghimpun seluruh mahasiswa Aceh Besar, HIMAB terus membuktikkan bahwa pasang surut politik, pembangunan serta sosial budaya masyarakat Aceh Besar tidak membuat lembaga ini rapuh akan konsistensinya sebagai tempat implementasi “Tri Darma Perguruan Tinggi” khususnya bagi Mahasiswa Aceh Besar.

Terima kasih kami pertama kepada pendiri-pendiri HIMAB di era 80 an yang sekarang masih aktif sebagai pembina pada lembaga ini, dan juga kepada seluruh mantan-mantan pengurus HIMAB yang telah mengabdi untuk kemajuan Aceh Besar serta kepada seluruh mahasiswa Aceh Besar dan Masyarakat yang telah memberi dukungannya kepada lembaga ini. Sebagai wujud kepedulian, kami dari Departemen Media PP-HIMAB periode 2012-2014 memberikan sedikit kilasan HIMAB di mata para seluruh elemen masyarakat Aceh Besar:

“HIMAB DI MATA MEREKA”

Rektor UIN AR-RANIRY

 

“Ya dengan usianya semakin dewasa HIMAB lebih banyak lagi amalnya, karena sejak dari awal kelahirannya diawal tahun 80 an, memang tujuannya untuk beramal. Harapan pada pengurusnya dapat terus mengembangkan kiprah HIMAB agar dapat diterima semua pihak, dan tidak terlibat  dalam politik praktis”.

(Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA; Tokoh Akademik, Rektor UIN AR-RANIRY, salah satu tokoh pendiri HIMAB)

Mantan Bupati Aceh Besar

“Bagi saya, pada dasarnya kehadiran HIMAB harus bisa menjadi fasilitas pendukung atau perkumpulan  bagi para mahasiswa, pemuda Aceh Besar dalam melanjutkan studinya di perguruan tinggi dan HIMAB harus menjadi mediator atau yang menjembatani antara Mahasiswa, pemuda dan pelajar dengan pemerintahan yang bertujuan untuk menjawab tantangan peningkatan mutu pendidikan terhadap generasi kedepan dengan dibangunnya komunikasi yang baik antara kedua belah pihak”.

“Harapan saya, HIMAB selaku lembaga mahasiswa di Kabupaten Aceh Besar ini tetap konsisten menjaga kenetralitas sesuai fungsi dan tujuan lembaga sehingga tidak mudah di manfaatkan oleh tokoh-tokoh yang mempunyai kepentingan sehingga tercidera citra lembaga, silahkan HIMAB bekerjasama dengan siapapun asalkan jangan jadikan HIMAB ini sebagai bahan jual untuk kepentingan sendiri”. (Bukhari Daud M. Ed; Tokoh Masyarakat A. Besar, Kepala LPSDM prov. Aceh, mantan Bupati Aceh Besar)

Wakil Bupati Aceh Besar

Pengalaman saya waktu duduk di HIMAB, pada saat dimana periode itu di duduki oleh sayed fadil sebagai ketua dan saya sebagai wakil ketua, keberadaan HIMAB sebagai organisasi mahasiswa Aceh Besar memiliki peran dan fungsi sebaga wadah untuk membina mahasiswa bagaimana berorganisasi. Selain mahasiswa belajar akademik di kampus, tentu dengan terlibat dalam HIMAB digembleng atau terlatih mental dan sikap, sehingga selesai dari studynya di Perguruan Tinggi masing-masing sangat terasa mudahnya berbaur dengan masyarakat dan berbeda dengan mahasiswa yang tidak mengaktifkan diri pada organisasi, ini yang saya rasakan pribadi. Oleh sebab itu, keberadaan himab harus selalu dibina dan di pertahankan sehingga dengan adanya HIMAB seluruh mahasiswa dapat memanfaatkan keberadaan HIMAB sebagai mengasah kompetensi yang dimilikinya masing-masing.

Sebagai Pemerintahan (Wakil Bupati_red), ada beberapa harapan dari saya, yang pertama saya berharap HIMAB menjadi organisasi mahasiswa yang berkonstribusi atau menjadi mitra pemerintah dalam membantu dan mengawal pembangunan di Aceh Besar yang lebih baik kedepan. Tentu dalam hal ini ada timbal balik antar kedua elemen ini, dan Pemerintah pun mempunyai tanggung jawab untuk membina mahasiswa yang tergabung dalam HIMAB sebagai Organisasi Kepemudaan sehingga regenerasi ini berjalan. Kedua, saya berharap dengan adanya asrama mahasiswa Aceh Besar walaupun belum selesai 100 %, kami dari Pemkab berharap asrama ini bisa dimanfaatkan sebagaiman fungsi asrama mahasiswa khususnya Mahasiswa Aceh Besar, sehingga bisa membantu bagi mahasiswa yang membutuhkan untuk penunjang nilai kritis,kreatif dan penunjang nilai akademik mahasiswa Aceh Besar.

Selanjutnya, pada tahun 2014 yang dikenal sebagai tahun politik, saya juga berharap HIMAB bisa berperan serta mencerdaskan masyarakat dalam tujuan peningkatan peran masyarakat dalam PEMILU mendatang sehingga PEMILU di Aceh Besar berkualitas. Dan saya melihat HIMAB di kepengurusan sekarang sudah semakin baik dan solid dan HIMAB sekarang sudah sesuai dengan khittahnya dulu dan JAYA TERUS HIMAB. (Syamsul Rizal, M. Kes; Wakil Bupati Aceh Besar)

Mantan Ketua Umum PP HIMAB

HIMAB adalah sebuah lembaga yang di bentuk oleh senior-senior yang bertujuan untuk mempersatukan mahasiswa Kabupaten A. Besar yang hakikatnya untuk membantu peningkatan kemampuan akademis serta membantu kesuksesan studi. Selain itu, HIMAB juga bertujuan untuk pembinaan dan pembentukan kader-kader kepemimpinan yang mempunyai ciri khas dan karakter tersendiri sebagaimana fungsi mahasiswa itu sendiri. Harapan saya agar pengurus periode ini dan kedepan agar tetap menajaga kenetralitas dan tidak terkontaminasi dalam kancah politik pragmatis yang mementingkan kelompok tertentu. Dan saya yakin HIMAB ini akan kembali seperti pada masanya dan itu akan tercapai apabila kita kembali pada jiwa organisasi ini, dan tujuan HIMAB ini tetap membantu mengawasi kinerja serta pembangunan daerah. (Muhibbuddin “Ucok”; Pengusaha Muda Aceh Besar yang juga Mantan Ketua Umum PP-HIMAB)

Ketua Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Turki

“Mahasiswa tetap menjadi tumpuan harapan sebagai penggerak dan agen perubahan. Harus menjadi organisasi kader yang punya visi jangka panjang. Terus jadi wadah belajar dan mengasah diri semasa muda dan punya kesempatan. Membaca, Menulis dan berkarya yang banyak, karena masa depan Aceh Besar dan Aceh ada di tangan Himab”.

(Azwir Nazar; Kandidat Doktor Komunikasi Politik Hacettepe Uni, Turki. Yang juga ketua Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Turki, Asal A. Besar)

Keluarga Aceh Besar Yogyakarta

HIMAB merupakan representatif mahasiswa Aceh Besar sebagai wadah persatuan dan pusat transformasi informasi. Semoga HIMAB dapat melakukan fungsi tersebut dengan baik dan merata dan kami siap membantu untuk merajut Aceh Besar dari Perantauan. (Ma’ruf, Jurusan Teknik Penerbangan, STT Adisutjipto,Yogyakarta.)

Ketua Umum PP HIMAB 2012/2014

Fakhrurrazi (Ketua Umum PP HIMAB 2012/2013)

Alhamdulillah, puji dan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan bagi kami sebagai Pengurus HIMAB periode 2012-2014. Sebagai tonggak estafet kepemimpinan, kami sadar betul bahwa apa yang kami lakukan saat ini hanya melanjutkan apa yang telah di rancang oleh pendahulu-pendahulu sebelum kami yang telah merasakan bagaimana duka dan cita dalam mengurus lembaga ini. Di usia yang telah meranjak dewasa ini, HIMAB telah banyak berbuat untuk Kabupaten Aceh Besar khususnya, HIMAB juga telah banyak mencetak kader-kader yang mempunyai nilai jual yang tinggi. Pasang surut perjalan HIMAB membuat lembaga ini sebagai lembaga yang berpengalaman dan menambah nilai potensi sebagai lembaga yang dilahirkan untuk cita-cita peningkatan kapasitas, kababilitas, kuantitas dan kualitas mahasiswa Aceh Besar itu sendiri. Sebagai Pengurus, kami sadar bahwa masih banyak terdapat kekurangan dalam menjalankan periode ini, dan kami sangat berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat baik itu pemerintah, tokoh-tokoh dan juga alumni HIMAB serta mahasiswa Aceh Besar sendiri agar apa yang di cita-citakan dulu terlaksana dan terima kasih banyak kepada semua yang telah membantu kami dalam mejalankan roda organisasi ini semoga HIMAB dapat mejawab untuk pembangunan bangsa khususnya Kabupaten Aceh Besar. TERUS BERBAKTI. (Ketua Umum PP-HIMAB 2012-2014)

Comments

comments

Comments

About Adiesa

Adiesa
Scroll To Top